Warung Kopi

oleh - Senin, April 10, 2023


Terhitung empat tahun lamanya sejak terakhir menginjakan kaki pada tahun 2019. Selalu menemukan hal baru mungkin adalah pernyataan yang tepat untuk menjelaskannya. Sebelum berkunjung kembali, ada satu tempat yang kerap disinggahi seorang diri pada tahun itu. Warung Kopi Dadi disebutnya, mengikuti nama pemiliknya. Jika ditaksir, satu minggu tiga kali bisa kulihat Pak Dadi menyeduh kopi tubruk hangat bersamaan dengan musik dangdutnya yang begitu kencang, sampai-sampai kuhafal salah satu lagu favoritnya.

Tempatnya begitu sederhana, tidak begitu luas, serta tidak ramai. Sebuah kombinasi apik yang membuat betah, setidaknya untuk diri ini. Setelah beraktivitas seharian, tempat ini menjadi sebuah tujuan ketika menyadari bahwa hanya beberapa bulan saja berada di sini.

Banyak orang yang berlalu-lalang masuk dan keluar di tempat ini. Walau bisa dihitung jari, mereka semua mengekspresikan bahwa tempat ini adalah sebuah tujuan, sama seperti yang diucapkan sebelumnya. Banyak yang ditemui; seorang pekerja kasar, pegawai kantoran, juru parkir, bahkan pengemudi ojek online. Mereka semua punya perkaranya masing-masing, dan menceritakan kegelisahannya satu sama lain.

Pernah berbincang dengan seorang pengemudi ojek online di tempat semacam ini? Kusarankan cobalah. Begitu menarik berbincang dengan orang sepertinya, mengenal betapa kecil dan luasnya dunia. Terkadang, orang-orang sepertinyalah yang lebih memahami dunia ini dibandingkan orang yang menulis cerita tidak bermaksud. 

Setelah banyak bertemu orang yang berbeda perkara, dapat dipahami satu hal. Semua orang ini begitu hebat. Mereka mempunyai peran melumasi sebuah roda besar yang berputar 24 jam, dinamai; Jakarta.

tulisan lainnya

1 Komentar