Cerminan Masa

oleh - Sabtu, Februari 11, 2023



Dihadiri perkumpulan bodoh ini sekali lagi. Atau perlu disebut kesekian kalinya? Setiap perbincangan sesaat yang sekiranya sesat. Apa bisa diperbuat? Toh mungkin sudah menjadi jalan untuk diri yang tak bermartabat.

Oh Tuhan, apa sebenarnya rencana-Mu dengan semua ini? Klise, tapi banyak orang mengatakan ini semua hanya satu rintangan untuk satu tujuan. Seolah, mereka menutup semua pintu pemahaman tentang kebenaran, agar imajinasi dan ilusinya tidak terhancurkan. 

Setelah dipikirkan, mungkin bisa dimengerti pula maksudnya. Mereka hanya melakukan apa yang disukai, dimengerti, dan dianggap berbeda sekali. Pernah berada di tahapnya, dan memang menyenangkan bak seorang yang berisi. Setelah mengalami banyak hal, yang sedemikian rupa hanyalah sebuah ilusi kesenangan pribadi. Beruntung sudah berdamai, kini cukup mengangguk serta mendengarkan bualan-bualan yang tak berarah. Dibuatnya seperti cermin masa lalu, muda dan bersemangat.

tulisan lainnya

0 Komentar