Sekar Bermekaran🌸
Maaf tahun ini baru mengunjungimu (lagi).
19 tahun berlalu, pasti bertemu kami yang kau mau. Tapi ku yakin, tak hanya kami yang dirindu; tapi seorang Braman, Aku, Ayah, dan Ibu. Kau tahu? banyak cerita yang telah dilalu. Suka dan duka pasti kau saksikan dari tempat indah itu.
Kurasa dunia sekarang sudah berbeda, setidaknya bagi diriku. Dulu hening adalah sahabatku, lantas mengapa sekarang kusukai hal bising? Atau menurutmu ini merupakan hal yang patut dan niscaya terjadi? Kau yang lebih tahu, karena sejatinya kau memahami dunia ini lebih dari dari diriku yang baru menyentuh seperempat abad. Setelah dipikir, seperempat abad mengartikan bahwa seharusnya kau sudah berumur 19 tahun saat ini. Tak bisa kubayangkan; betapa pintar, cantik, dan baiknya kau apabila masih di sini.
Beragam cabang pikiran rasanya membagi spontan setiap waktu dan tak bisa dihentikan, layaknya amoeba yang membelah diri setiap 30 menit. Setelah bertemu beragam jenis orang, diyakini satu hal; tidak hanya diri ini, semua orang pun mengalami hal serupa.
Hey, kau tentunya tahu bukan? Banyak sekali kesalahan masing-masing dari kami lakukan. Kuharap kau tak kecewa dan memohon kepada-Nya yang ada di dekatmu; agar kami diberi kemudahan, kebahagiaan, serta ditunjukkan jalur bertemu denganmu kelak. Aamiin.
Aku tahu, tulisan ini tidak begitu panjang dan puitis seperti biasanya. Namun cukup untuk mengingatkan bahwa kami mempunyai insan kebanggaan yang telah memenangi kehidupan; bersama dengan-Nya serta hidup bahagia selamanya. Teruslah bermekaran dan mengharumi seisi surga, Sekar Ainun Fadhillah.


3 Komentar
alfatihah buat sekar❤️❤️
BalasHapusAlfatihah untuk Sekar❤️🤗
BalasHapus🥲
BalasHapus